Sal willow termasuk dalam genus willow dari keluarga willow. Bunganya muncul jauh sebelum daunnya muncul dan menandakan musim semi. Bunganya disebut pohon willow vagina dan di negara ini dianggap sebagai sumber makanan penting bagi lebah.

Apa yang menjadi ciri khas pohon willow sal?
Sal willow (Salix caprea) adalah pohon gugur atau semak yang dapat tumbuh setinggi 10 m. Kulitnya berwarna abu-abu kehitaman, daunnya berwarna hijau tua, dan memiliki bunga jantan atau betina berwarna kuning keperakan. Pohon willow sal lebih menyukai lokasi yang cerah dan tanah yang kaya nutrisi.
Sal willow bukan hanya sumber makanan berharga bagi serangga. Tanaman yang mekar di awal tahun ini juga banyak digemari masyarakat. Karena bunganya yang halus, ia dikenal dengan nama willow vagina atau catkin dan sering digunakan untuk rangkaian Paskah.
Sistematika dan deskripsi
- Jenis: Sal willow, juga Sal willow (Salix caprea)
- Genus: Willow (Salix)
- Keluarga: Keluarga Willow (Salicaceae)
- Pertumbuhan: sebagai pohon yang meranggas, tegak, bercabang sedang, atau sebagai semak. Ketinggian pepohonan mencapai 10 m, semak-semak lebih padat sekitar 3-5 m.
- Kulit kayu: abu-abu sampai hitam-cokelat dan dengan retakan memanjang.
- Daun: memanjang dengan urat daun cekung, hijau tua di sisi atas di musim panas, perak berkilauan di sisi bawah, berubah menjadi kuning kecokelatan di musim gugur.
- Bunga: Pohon willow hanya menghasilkan bunga jantan atau bunga betina saja. Yang disebut pohon willow vagina awalnya berbulu keperakan, kemudian berwarna kuning cerah.
Penyebaran dan penggunaan
Salix caprea ditemukan di Eropa tengah, utara, dan selatan serta sebagian besar Asia. Selain digunakan sebagai tanaman peternakan lebah, pohon willow juga sering ditanam di pinggir jalan dan untuk memperkuat lereng dan tepian sungai. Mereka tumbuh sebagai pohon pionir di tumpukan puing dan timbunan sampah. Kulit pohonnya mengandung tanin, itulah sebabnya pohon willow juga penting dalam pengobatan.
Lokasi, budidaya dan perawatan
Salweide lebih menyukai lokasi cerah, namun juga tahan terhadap naungan terang. Tanah harus kaya nutrisi dan segar. Salix caprea benar-benar tahan beku dan dapat ditanam segera setelah tanah tidak lagi beku. Di musim semi setelah berbunga, pemangkasan yang kuat dapat dilakukan, jika perlu, pemangkasan sedang dapat dilakukan lagi di musim panas. Perbanyakan dilakukan melalui stek.
Kiat
Salix caprea tidak terlalu cocok untuk tenda tinggal atau teepee karena sulit ditenun dan mudah patah. Lebih baik menggunakan osier (Salix viminalis) untuk tujuan ini.