Tanaman yang berasal dari daerah tropis memerlukan penanganan yang berbeda dengan spesimen dari rumah. Tabung bunga itu sendiri tidak banyak menuntut. Namun terutama saat menanam, bisa saja terjadi kesalahan yang tidak dapat diperbaiki lagi nantinya

Kapan dan bagaimana sebaiknya saya menanam Ganja?
Tergantung spesiesnya, ganja sebaiknya ditanam sebagai rimpang pada bulan Mei atau sebagai tanaman awal pada bulan Juni. Pilih lokasi yang cerah, hangat dan terlindungi. Gemburkan tanah sedalam 30-40 cm, tanam umbi sedalam 5-7 cm dan beri jarak antar tanaman 30-60 cm. Penyiraman dan mulsa dianjurkan.
Waktu tanam – rimpang atau tanaman?
Waktu menanam ganja berbeda-beda. Waktu tanam tergantung pada apakah Anda memiliki rimpang atau tanaman awal.
Untuk rimpang: Tanam di luar ruangan atau di pot di balkon pada bulan Mei. Penting agar tidak ada lagi risiko embun beku. Kalau tidak, Canna akan membeku. Rimpangnya dipersilakan untuk dimajukan. Anda sebaiknya hanya menanam tanaman ganja yang sudah ditanam dari toko perangkat keras atau pembibitan di awal musim panas sekitar pertengahan Juni.
Tanaman di dalam pot atau di luar ruangan
Ganja dapat tumbuh baik di luar ruangan maupun di dalam wadah. Ganja sebaiknya tidak ditanam di luar ruangan paling cepat hingga pertengahan bulan Mei. Dalam pot di balkon atau teras, tanaman dapat dijemur di siang hari mulai bulan Maret jika suhu di atas 10 °C.
Lokasi dan tata cara penanaman yang cocok
Lokasi yang dipersembahkan untuk tabung bunga idealnya berada di bawah sinar matahari penuh, hangat dan terlindungi. Semakin terang dan hangat semakin baik. Tempat di balkon yang terlindung dari angin dan hujan bermanfaat. Bunganya bertahan lebih lama di sana.
Tanah digemburkan sedalam 30 sampai 40 cm sebelum ditanam. Kompos (€12,00 di Amazon) dapat ditambahkan ke substrat dari kedalaman 10 cm. Umbi Ganja ditanam sedalam 5 sampai 7 cm di dalam tanah. Mata harus mengarah ke atas. Kemudian umbinya ditutup dengan tanah yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
- kaya nutrisi
- permeabel
- liat
- lembab
Tips & Trik
Jangan lupa menjaga jarak wajar dengan tanaman tetangga. Tergantung pada varietasnya, jarak antara 30 dan 60 cm harus dijaga. Setelah penanaman, disarankan untuk menyiram secara melimpah dan memberi mulsa.